Renungan harian oleh RD. Paulus Rusbani Setyawan Budi Santoso
Punctum Selasa 8 April
‘14
Bac. Yoh. 8:21-30
Iman akan Allah yang
hidup menyelamatkanku dari kematian dalam dosaku
Punctum Senin 7 April
‘14
Yoh. 8:1-11
Saat aku menghakimi
orang lain maka aku membuat dan topeng kesucian untuk diriku
Punctum Minggu 6 April
‘14
Hari Minggu Prapaskah
V
Bac. Yeh. 37:12-14 n
Yoh. 11:1-45
Allah adalah yang
empunya dan sumber hidup hanya padaNya ada hidup dan bagiNya tidak ada yang
mustahil
Punctum Jum’at 4 April
‘14
Bac. Yoh.
7:1-2,10,25-30
Bila saatnya belum
sampai menurut Allah apapun tak akan terjadi, namun bila saat tiba seturut
kehendak Allah maka segala sesuatu menjadi baik dan indah.
Punctum Kamis 3 April
‘14
Bac. Yoh. 5:31-47
Menjalankan perutusan
merupakan salah satu kesaksianku akan Dia yang mengutus aku
Punctum Selasa 2 April
‘14
Bac. Yoh. 5:17-30
Orang yang mengimani
Allah dengan mendengarkan sabdaNya dan melakukannya memperoleh hidup.
Punctum Selasa 1 April
‘14
Bac. Yoh. 5:1-6
Allah selalu
menawarkan kesembuhan agar manusia selamat sampai kepadaNya; apakah aku mau
menanggapi tawaran itu?
Punctum Senin 31 Maret
‘14
Yoh. 4:43-54
Semakin aku terbuka
dan berpasrah pada Allah, semakin kurasakan mukjijat dalam hidupku setiap hari
Punctum Minggu 30
Maret ‘14
Hari Minggu Prapaskah
IV
Bac. 1Sam.
16:1b.6-7.10-13a dan Yoh. 9:1-41
Allah menuntun umatNya setapak demi setapak untuk sampai
kepadaNya
Punctum Sabtu 29 Maret
‘14
Bac. Luk. 18: 9-14
Kesadaran diri yang
jujur tentang siap aku di hadapan Allah, mendatangkan rahmat belas kasihNya
Punctum Jum’at 28
Maret ‘14
Bac. Mrk. 12:28b-34
Cinta kasih adalah
dasar dari segala hukum
Punctum Kamis 27 Maret
‘14
Bac. Luk. 11:14-23
Saat aku bertindak
dengan dan dalam penyelenggaraan ilahi maka aku mewartakan bahwa kerajaan Allah
sudah datang.
Punctum Rabu 26 Maret
‘14
Bac. Mat. 5:17-19
Hukum menjadi genap
ketika hukum mengabdi kepada pemulihan dan pemuliaan martabat manusia
Punctum Selasa 25
Maret ‘14
Hari Raya Kabar
Sukacita
Luk. 1:26-38
Menerima perutusan
untuk terlibat dalam karya keselamatan Allah di dunia ini berarti menerima
kasih karunia di hadapan Allah.
Punctum Senin 24 Maret
‘14
Luk. 4:24-30
Keraguanku seringkali menghambat karya Allah bagiku
Punctum Sabtu 22 Maret ‘14
Bac. Luk. 15:1-3.11-32
Kesadaran bahwa hidupku bergantung pada belas kasih Allah menjadikanku selalu berjumpa dengan kerahiman dan kasih Allah yang luar biasa
Punctum Jum’at 21 Maret ‘14
Bac. Mat. 21:33-43,45-46
Saat aku melihat anugerah (yang adalah sarana peziarahanku menuju Allah) sebagai hak milikku, maka saat itu pula aku lupa bahwa hidup ini adalah peziarahan menuju Allah.
Punctum Kamis 20 Maret ‘14
Bac. Luk. 16:19-31
Keadaan berahmat dan penuh syukur dimaknai sebagai panggilan untuk menjadi sarana belas kasih Allah kepada sesama bukan sebagai sesuatu yang memabukan
Punctum Rabu 19 Maret ‘14
Hari Raya St. Yusuf Suami SP. Maria
Bac. 2 Sam. 7:4-5a.12-14a.16 dan Mat. 1:16,18-21.24a
Kehendakku bukan kehendakMu dan rencanaku bukan rencanaMu; jadilah padaku menurut kehendak dan rencanaMu
Punctum Selasa 18 Maret '14
Bac.
Mat. 23:1-12
Berjuang
untuk selalu menyadari
Kehadiran
sesamaku dan menghormatinya sebagai sesama
Puntum Senin 17 Maret ‘14
Bac. Luk. 6:36-38
Saat aku menabur kasih dan kebaikan dalam peziarahan hidupku
maka dalam setiap langkah kutemukan malaekat penolong yang mengiringiku
Punctum Minggu 9 Maret '14
Hari
Minggu Prapaskah II
Bac.
Kej. 12:1-4a dan Mat. 17:1-9
Dalam
hubunganku dengan Tuhan ada kecenderungan untuk mencari keuntungan dan menjadi
penikmat sehingga lupa kalau mengikuti Tuhan harus rela meninggalkan wilayah
aman
Punctum Sabtu 15 Maret ‘14
Bac. Mat. 5:43-48
Mendoakan musuh adalah langkah awal untuk pengampunan dan
perdamaian namun membutuhkan energi yang luar biasa karena harus melawan
keangkuhan dan egoismeku
Punctum Jum’at 14 Maret ‘14
Bac. Mat. 5:20-26
Hubunganku dengan Tuhan seringkali jatuh dalam formalitas
sekedar menjalankan kuajiban yang minimal, jauh dari hubungan cinta yang mesra.
Punctum Selasa 11 Maret ‘14
Bac. Mat. 6:7-15
Dalam doa aku seringkali terjebak dalam kesibukan untuk
merangkai kata-kata indah sehingga lupa dengan ungkapan perasaan hati yang
mengimani kebesaran dan belas kasih Allah.
Punctum Senin 10 Maret 2014
Matius 25:31-46
Dipanggil untuk berjuang menata hati agar mempunyai hati yang terbuka bagi sesama khususnya yang tersingkir dan tidak terperhatikan
Punctum Minggu 9 Maret '14
Hari Minggu Prapaskah I
Bac.
Kej. 2:7-9; 3:1-7 dan
Mat.
4:1-1
Harta
terbesarku adalah harga diriku, sehingga betapa sering aku jatuh dalam
pencobaan karena menghamba padanya
Punctum Sabtu 8 Maret '14
Bac.
Luk. 5:27-32
Kecenderungan
berprasangka buruk dan mengadili orang lain menjadi salah satu hambatan utama
untuk menyadari siapa diriku sesungguhnya
Punctum Jum'at 7 Maret' 14
Bac. Mat. 9:14-15
Perjuanganku sepanjang peziarahan hidup untuk menata diri agar siap menyambut kedatanganNya kembali adalah bentuk puasaku
Punctum Minggu 2 Maret '14
Hari Minggu Biasa VIII
Bac. Yes. 49:14-15 dan
Mat. 6:24-34
Kasih setia Tuhan menjadi jaminan atas setiap kekhawatiranku
Punctum Sabtu 1 Maret '14
Bac. Mrk. 10:13-16
Ketulusan hati dan keterbukaan hati salah satu syarat untuk mendapatkan kerajaan Allah
Punctum Jum’at 28 Februari ‘14
Bac. Mrk. 10:1-12
Kesatuan suami istri terjadi karena adanya kerelaan untuk menyerah diri satu sama lain dan hal itu adalah perjuangan sepanjang hidup yang dihiasi dengan air mata dan “darah”
Punctum Kamis 27 Februari ‘14
Bac. Mrk. 9:41-50
Yang utama adalah keselamatan jiwa maka apapun juga adalah sarana untuk mencapainya
Punctum Rabu 26 Februari ‘14
Bac. Mrk. 9:38-40
Betapa banyak orang terjebak menjadikan agama sebagai identitas kelompok sehingga lupa bahwa agama adalah sarana menuju pada keselamatan
Punctum Selasa 25 Februari ‘14
Bac. Mrk. 9:30-37
Betapa sering aku menjadikan Allah sebagai pemenuh kebutuhanku tanpa aku mempedulikan kehendakNya
Punctum Senin 24 Februari ‘14
Bac. Mrk. 9:14-29
Dahsyatnya kekuatan doa bagi orang yang percaya.
Renungan (ziarah batin 2014 p.o.obor jakarta)
Punctum Sabtu 22 Februari ‘14
Bac. Mat 16:13-19
jadilah gembala seperti Yesus Kristus dalam kehidupan nyata.
(foto : hidupkatolik )
Punctum Jumat 21 Februari ‘14
Bac. Mrk. 8:34-9:1
Rahma tkerendahan hati menuntun ketaatan kepada Allah.
Renungan harian oleh RD Paulus Rusbani Setiawan Budi Santoso
Punctum Kamis 20 Februari ‘14
Bac. Mrk. 8:27-33
Betapa lebih mudah menyatukan dengan kehendak Allah yang mendatangkan syukur dan pujian dari pada kehendak Allah yang mendatangkan kesulitan bahkan penderitaan
Punctum Rabu 19 Februari ‘14
Bac. Mrk. 8:22-26
Proses beriman adalah proses pengenalan akan Tuhan dalam hidup mulai dengan gelap tidak tahu sama sekali, samar-samar dan jelas sekali
Renungan (ziarah batin 2014 p.o.obor jakarta)
Punctum Jumat 14 Februari 2014
Bac.Mark. 7 : 31-37
Berani mengungkapkan cinta secara nyata dan normal, dan muliakan Engkau dengan lidah yang tak bercacat.
Punctum Kamis 13 Februari '13
Bac. Mrk. 7:24-30
Kata yg keluar dari hati yang jujur dan rendah hati mengungkapkan iman seseorang
Renungan (ziarah batin 2014 p.o.obor jakarta)
Punctum Rabu 12 Februari 2014 Bac.Mrk. 7:14-23
Tuhan mampu melihat hatiku, bisikan ketelingaku agar aku senantiasa menjaga kebersihan dan kemurnian hatiku.
Renungan harian oleh RD Paulus Rusbani Setiawan Budi Santoso
Punctum Selasa 11 Februari '14Bac. Mrk. 7:1-13
Seberapa dekat kesatuan antara kata, hati dan tindakanku dalam memuji dan memuliakan Tuhan
Punctum Senin 10 Februari’ 14
Peringatan Wajib St. Skolastika
Bac. Mrk. 6:53-56
Tuhan tidak pernah lelah dan tidak pernah berhenti untuk mengasihi dan menyelamatkan umatNya.
Punctum Minggu 9 Februari ‘14
Hari Minggu Biasa V
Bac. Yes. 58:7-10 dan Mat. 15:13-16
Dipanggil untuk menjadi pewarta kebenaran dan keadilan agar karenanya memancarkan kemuliaan Tuhan
Punctum Sabtu 8 Februari ‘14
Bac. Mrk. 6:30-34
Gerakan belas kasih dari dalam hati mendorong tindakan untuk
mengutamakan kebutuhan orang lain dari pada diri sendiri
Punctum Jum’at 7 Februari ‘14
Bac. Mrk. 6:14-29
Betapa sering aku menolak gerakan-gerakan yang datang dari Roh baik demi harga diriku di depan orang dan pemuasan keangkuhanku
Punctum Kamis 6 Februari ‘14
Peringatan Wajib St. Paulus Miki dkk.
Bac. Mrk. 6:7-13
Menjalani peziarahan perutusan dengan mengandalkan rahmat dan cintaNya
Renungan (ziarah batin 2014 p.o.obor jakarta)
Rabu 5 februari 2014
Bac. Mark. 6 : 1-6
Teguhkanlah komitmen dalam diri untuk mencintai pasangan hidup, anakanak, sesama dan Engkau sendiri, dalam keadaan apapun hingga ajal menjemput.
(foto: infokawulamuda blogspot)
Renungan harian oleh RD Paulus Rusbani Setiawan Budi Santoso
Punctum Selasa 4 Februari ‘14
Bac. Mrk. 5:21-43
Manakala sudah berserah pada Allah jangan terpengaruh apa yang dibicarakan orang, percaya saja jangan takut.
(ilustrasi: wartamaranatha blogspot)
Punctum Senin 3 Februari ‘14
Bac. Mrk. 5:1-20
Diutus untuk mewartakan kasih Allah yang dialami dalam hidup
(foto: awd tebarkamulyan)
Punctum Minggu 2 Februari ‘14
Pesta Yesus dipersembahkan di Kenisah
Bac. Mal. 3:1-4 dan Luk. 2:22-40
Kesetiaan dan ketekunan dalam penantian yang diiringi iman akan
pengharapan yang kuat menghasilkan buah perjumpaan yang mengagumkan
(ilustrasi: catatanseorangofs wordpress)
Punctum Sabtu 1 Februari ‘14
Bac. Mrk.4:35-41
Keraguan akan kehadiran dan penyertaan Tuhan dalam hidup
menimbulkan kekuatiran, kecemasan dan ketakutan.
(foto: m dreamersradio.com)
Punctum Jum’at 31 Januari ‘14
Peringatan wajib St. Yohanes Bosco
Bac. Mrk. 4:26-34
Gerakan cinta kasih mulai dengan tindakan yang amat sederhana
namun memberi naungan kehidupan bagi banyak orang.
(foto ;pict.ssw.org)
Punctum Kamis 30 Januari ‘14
Bac. Mrk. 4:21-25
Setiap pancaran kebaikan yang keluar dariku akan memancarkan kembali kebaikan yang lebih padaku; demikian pula sebaliknya
(foto: ekklesiamintri blogspot)
Punctum Rabu 29 Januari ‘14
Mrk. 4:1-20
Menjadi tanah subur berarti tekun dan setia berpegang pada firmanNya dalam peziarahan mengarungi arus kehidupan
(foto: awd tebarkamulyan)
(foto: nasionalnews viva)
Punctum Selasa 28 Januari ‘14
Mrk. 3:31-35
Dipersatukan sebagai saudara dalam perutusan
(foto : bersama bunda gereja blogspot)
Punctum Senin 27 Januari ‘14
Mrk. 3:22-30
Menolak Roh Kudus berarti menolak semua kehendak baik yang ada
dalam diri
Punctum Minggu 26 Januari ‘14
Minggu Biasa III
Bac. Yes. 8:23b-9:3 dan Mat. 4:12-23
Dia datang untuk membebaskan manusia dari belenggu.
(foto: gkijogja-info)
Punctum Sabtu 25 Januari ‘14
Pesta Bertobatnya St. Paulus
Bac. Kis. 9:1-22 dan Mrk. 16:15-18
Ketika aku rela dan siap untuk dipakai menjadi alatNya maka Allah akan menuntunku agar kelemahan menjadi kekuatan dan kekurangan menjadi kelebihan.

(foto: awd tebarkamulyan)
(foto: awd tebar kamulyan)
Punctum Jum’at 24 Januari ‘14
Peringata Wajib St. Fransiskus de Sales
Bac. Mrk. 3:13-19
Kemuridan
terjadi apabila Allah menghendaki dan ada kesiap sediaanku untuk datang padaNya
(ilustrasi : id wikiquote org)
Punctum Kamis 23 Januari ‘14
Bac. Mrk.3:7-12
Melalui KaryaNya, Allah memperkenalkan diri kepada manusia
(ilustrasi : ignatiuscimahi org)
Punctum Rabu 22 Januari ‘14
Bac. Mrk. 3:1-6
Salah
satu tanda hati yang dipenuhi dengan iri hati adalah sering mencari-cari
kesalahan orang lain.
(ilustrasi : provokatrok wordpress)
Punctum Selasa 21 Januari ‘14
Peringatan Wajib St. Agnes
Bac. Mrk. 2:23-28
Hukum
yang tidak berdasar cinta kasih dan tidak mengabdi kepada keluhuran dan
kesejahteraan manusia akan menjadi monster yang memusnahkan cinta kasih dan
kemanusiaan.
(ilustrasi : geeksofdoom )
Punctum Senin 20 Januari ‘14
Bac. Mrk. 2:18-22
Saat
aku telah mengimani Kristus maka aku mengikuti jalan Kristus.
(Ilustrasi : kesaksian-life blog spot)
Punctum Minggu 19 Janunari ‘14
Minggu Biasa II
Bac. Yes. 49:3,5-6 dan Yoh. 2:29-34
Kesaksian
yang menghantar pada keselamaatan.
(Ilustrasi : Katolisitas org)